Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

DPD PEKAT INDONESIA BERSATU KABUPATEN ASAHAN

Sebagai bangsa yang besar dengan secara sadar, memiliki rasa tanggung jawab penuh dan turut ikut serta wajib membela dan menegakkan Persatuan dan Kesatuan serta Keutuhan bangsa dan Negara INDONESIA, merupakan bagian dari iman yang dapat diaktualisasikan dalam setiap peran kehidupan bermasyarakat dimanapun kita berada serta merupakan refleksi dari Undang Undang No. 20 Tahun 1982 pasal 2.

MUHAMMAD SYIHABUDDIN

KETUA DPD PEKAT INDONESIA BERSATU KABUPATEN ASAHAN

EFRIANTO RANY

SEKRETARIS DPD PEKAT INDONESIA BERSATU KABUPATEN ASAHAN

DOKUMENTASI

DOKUMENTASI KEGIATAN "DANA DESA UNTUK RAKYAT SEJAGTERA"

AGUS RAMANDA

WAKIL KETUA BIDANG OKK DPD PEKAT INDONESIA BERSATU KABUPATEN ASAHAN

Monday, 29 January 2018

Kala Jenderal Soedirman Memilih Jadi Oposisi

Ilustrasi Sudirman

Soedirman tak mau Indonesia mengalah dalam diplomasi. Dia sejalan dengan Tan Malaka yang ingin merdeka 100%.
Langit berduka.
Tanah basah menyambut
kusuma bangsa.

Gedung Serba Guna Purwokerto tak menayangkan film pada 4 dan 5 Januari 1946. Tapi, sekitar 300 laki-laki dan perempuan berkumpul di sana. Mereka berasal dari berbagai organisasi juga partai politik. Di antaranya Partai Komunis Indonesia (PKI), Partai Sosialis, Partai Buruh Indonesia, Partai Revolusioner Indonesia, Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia (BPRI), Masyumi, dan lainnya. 

Orang pemerintahan paling tinggi jabatannya yang hadir adalah Panglima Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Letnan Jenderal Soedirman. Sebelum jadi Panglima, Soedirman pernah jadi komandan militer yang bermarkas tak begitu jauh dari kota Purwokerto.

Pada malam hari, Tan Malaka diminta berbicara. “Sesudah dua puluh tiga tahun Tan Malaka berbicara kembali di depan umum,” tulis Harry Poeze dalam Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia Jilid 1: Agustus 1945-Maret 1946 (2008: 210). 

Dalam pertemuan itu, Tan Malaka memperkenalkan Minimum Program yang isinya: berunding atas pengakuan kemerdekaan 100%; Pemerintahan Rakyat (dalam arti sesuai haluan pemerintah dengan kemauan rakyat); Tentara Rakyat (dalam arti sesuai haluan tentara dengan kemauan rakyat); melucuti tentara Jepang; mengurus tawanan bangsa Eropa; menyita dan menyelenggarakan pertanian musuh (kebun); menyita dan mengurus perindustrian (pabrik, bengkel, tambang, dan lainnya).

Soedirman menolak diplomasi berlebihan dengan negara sekutu yang tak menghargai kedaulatan Indonesia. Dia tampak tak sepakat terhadap jalan diplomasi pemerintah kabinet Syahrir dengan Inggris atau Belanda. “Lebih baik diatom (dibom) sama sekali daripada tidak merdeka 100%,” kata Soedirman. 

Dari pertemuan di Purwokerto itu lalu lahirlah Persatuan Perjuangan (PP). Seperti Tan Malaka, Soedirman juga ada di dalamnya.

“PP sangat berhasil mengadakan demonstrasi-demonstrasi besar-besaran di (ibukota RI) Yogyakarta pada 17 Februari 1946,” tulis Ben Anderson dalam Revoloesi Pemoeda (1988: 341). Panjang demonstran yang berpawai itu diperkirakan 8 km. Di mana “Soedirman mengambil tempat yang terkemuka,” tulis Ben lagi. 

Soedirman bahkan berorasi. Menurut Soedirman, meski kekurangan senjata, Indonesia punya modal semangat yang kuat. Jika ada persatuan kuat semacam PP, dijamin Indonesia akan menang.

Pada 25 Februari 1946, laskar-laskar rakyat berkongres di Magelang. Soedirman hadir di sana, begitu pula Tan Malaka. Seperti Soedirman, kebanyakan tentara dari golongan laskar sangat sepakat dengan gagasan PP tentang kemerdekaan 100% dan penolakan berunding dengan negara musuh.

Duo Soedirman-Tan Malaka berusaha meyakinkan banyak pihak untuk berani frontal kepada Inggris yang masih bercokol di beberapa kota pelabuhan di Indonesia bagian barat. Tak hanya Inggris, kepada Belanda pun tak perlu ragu untuk bersikap keras. 

Pandangan Soedirman-Tan Malaka itu berseberangan sekali dengan Perdana Menteri Sutan Sjahrir dan menteri keamanan rakyatnya, Amir Sjarifuddin. Sjahrir dan Amir adalah pendukung setia jalur perundingan.

Tan Malaka dan pemimpin PP akhirnya ditangkap dan ditahan di Solo oleh Polisi Tentara (Polisi Militer) pada Maret 1946. Setelahnya, pemerintahan Sjahrir memberikan pembenaran soal penahanan. Soedirman yang merupakan pucuk pimpinan tentara pun membuat pernyataan. Seperti dimuat Antaradan Kedaulatan (21/03/1946) yang dikutip Harry Poeze dalam Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia Jilid 2: Maret 1946-Maret 1947 (2009: 3), Soedirman menyatakan bahwa "penangkapan-penangkapan itu sekali-kali bukan perintah dari pucuk pimpinan tentara."

Di masa-masa penahanan itu, seorang perwira bernama Rachmat menghampiri Tan Malaka dan konco-konconya yang ditahan. Poeze menyebut, mereka (Tan Malaka dan kawan-kawan) dapat salam dari Soedirman. Si perwira itu tak lupa bilang, Presiden Sukarno akan memangil mereka untuk berunding (hlm. 8).

Memilih Jalan OposisiPada paruh pertama 1946, Soedirman terlihat sebagai orang yang tak seiya-sekata dengan pemerintah sipil. Ketika pemerintah ingin Barisan Banteng ditumpas tentara, setelah kelompok milisi itu menculik Sunan Pakubuwono XII dan berkuasa di Solo setelah April 1946, Soedirman tak bertindak keras kepada para penculik.

“Soedirman dan para panglima tentara setempat berhasil melindungi Barisan Banteng dari kemauan pemerintah,” tulis Merle C. Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2008 (2008: 468). Meski begitu, kekuasaan pemerintah pusat berhasil ditegakkan di sana. “Atas desakan Soedirman dan kaum radikal, hak-hak istimewa para raja Surakarta di luar tembok istana mereka secara resmi dihapuskan oleh pemerintah pada 1 Juni 1946,” lanjut Ricklefs.


Tak bisa diselesaikan oleh tentara, Barisan Benteng pun ditindak polisi atas kemauan pemerintah. “Tanggal 16 Mei 1946, atas perintah Menteri Dalam Negeri, Dr. Sudarsono, duabelas orang pimpinan Barisan Banteng, termasuk Dr. Muwardi, yang merupakan tulang punggung kekuatan Persatuan Perjuangan ditangkap oleh pasukan kepolisian di Solo. Ini menyebabkan Jenderal Soedirman tampil ke muka dan memerintahkan supaya semua pimpinan Barisan Banteng dibebaskan,” tulis Adam Malik dalam Mengabdi Republik (1976: 168).

Bulan madu mesra antara Tan Malaka dengan Soedirman itu tidak langgeng. Ia bubar dalam hitungan bulan saja. Setelah Peristiwa 3 Juli 1946, di mana orang-orang PP mendatangi istana negara untuk mendesak pemerintah memberi mandat kepada mereka, Soedirman menjauh dari Tan Malaka dan kelompoknya. 

Tan Malaka dan kawan-kawannya ditahan. Sementara itu, Soedirman terus menjadi Panglima Besar hingga kematiannya pada 29 Januari 1950, tepat hari ini 68 tahun silam.

Sejak 1945, Soedirman adalah orang kuat di Indonesia. Dia menguasai tentara. Sama berpengaruhnya dengan Tan Malaka. 

Dalam Tingkah Laku Politik Panglima Besar Soedirman (1983), Abdul Haris Nasution, dengan mengutip Adam Malik, menyebut Tan Malaka dan Soedirman punya persamaan. “Mempunyai urat dan akar langsung di kalangan-kalangan pemuda radikal, anggota-anggota pasukan PETA dan kalangan bekas Romusha” (hlm. 92). 

Kelompok-kelompok ini telah merintis dan melancarkan penyerbuan terhadap pos-pos pertahanan Jepang. Sudah tentu mereka adalah orang-orang yang potensial mendukung Indonesia Merdeka 100% tanpa diplomasi yang merugikan.


Sunday, 28 January 2018

Manusia Akan Ketakutan Setelah Melihat Video Ini


Menurut suku Babylonia Alam semesta merupakan ruang atau selingkup dengan bumi yang datar sebagai lantainya dan langit beserta langit sebagai langitnya.

Kata "Alam" mempunyai arti segala yang ada di bumi dan di langit.

Sedang kata "Semesta" berarti seluruh/ menyeluruh/ semuanya. Semua yang ada di alam semesta tidak dapat lepas dari takdirnya masing-masing.

Pada abad ke-19, gagasan soal alam semesta yang umum adalah bahwa alam semesta adalah kumpulan materi berukuran tak terhingga yang telah ada dan akan terus ada selamanya.

Dalam video ini bagaimana kita memperlihatkan ukuran yang diluar kemampuan berfikir manusia. Dan kita seakan-akan sangat kecil dan tak terlihat.

Dalam video ini, kita akan mengetahui bagaimana ukuran-ukuran planet-planet dan bintang-bintang diluar sana. Sungguh menakjubkan ciptaan Allah yang telah menciptakan itu semua. Jika Alam semesta sebesar itu, lalu bagaimana besarnya Tuhan?

Sungguh tak pantas kita melakukan dosa, karna Tuhan akan membinasakan kita sangat mudah sekehendaknya.

Semoga video ini bermanfaat dan mampu meningkatkan pengetahuan serta keimanan dalam hati dan fikiran.

SELAMAT MENYAKSIKAN !!!


Sumber: vidioviral

Saturday, 27 January 2018

Begal Jaman Now di Karawang: Muda, Kejam dan Aktif di Medsos

Kawanan pemuda yang terdentifikasi polisi sebagai begal di Karawang.

Kawanan Begal di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ternyata ada yang dihuni sekelompok pemuda tanggung. Mereka juga seperti kawula muda jaman now lainnya yang dikenal aktif di media sosial (medsos). Tak jarang para penjahat jalanan itu memamerkan hasil kejahatan di akun Facebook.

Mereka tergabung dalam kelompok Cikampek. Kiprah komplotan begal tersebut dikenal sadis. Puluhan kali beraksi di jalanan. 

"Komplotan Begal asal Cikampek ini relatif berusia muda. Rata-rata usia mereka sekitar dua puluhan tahun. Tapi meski masih muda, mereka sangat kejam. Beberapa korban mereka sampai meninggal dunia bahkan cacat," ungkap Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan kepada detikcom di Mapolres Karawang, Jumat (26/1/2018).

Odet (19) misalnya. Di akun Facebook-nya, Odett Refbeek kerap mengunggah foto berlembar-lembar uang sambil bergaya. Dalam unggahan lainnya, dia memamerkan uang dan ponsel diduga hasil kejahatan. Petualangan kriminal Odet tamat akibat tewas ditembak polisi, beberapa waktu lalu.

Beberapa lembar uang pecahan Rp 100 ribu diduga hasil kejahatan yang diunggah salah satu begal di Karawang.

Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan aktivitas Odet dan komplotannya terlacak oleh polisi saat berpatroli di media sosial. Odet sebagai otak komplotan begal jaringan Cikampek dan Kotabaru. 

"Kami melihat postingan pelaku, termasuk rencana kawan-kawannya untuk meneruskan jejak kejahatan Odet," ujar Maradona kepada di Mapolres Karawang.

Tak lama setelah Odet ditembak mati pada Minggu (14/1) lalu, laman grup Facebook Karawang Info ramai oleh unggahan akun bernama Andirocker. Dia mengunggah foto bersama Odet dan 4 kawannya. Dalam unggahan itu, dia menambahkan keterangan. 

"Selamat jalan teman semoga kau tenang canda tawamu akan selalu ku kenang😥😥😥 pasukan 5 berduka ditinggal sang pang5 besar untuk selamanya 😥😥😥 semoga amal ibadah lo diterima di sisi allah ya det 😄 #RipOdet," tulis Andirocker 14 Januari 2018 pukul 20.35 WIB.

Polisi lalu melakukan pengembangan dan menemukan fakta jika Odet kerap beraksi bersama AW, S, MK, MH dan KR. "Kadang mereka beraksi dengan orang baru. Mereka direkrut setelah nongkrong bareng. Tapi jaringan utama nya ada enam dan sudah habis semua," ungkap Maradona. 

"Di luar inisial yang enam orang itu memang ada tapi cuma sekali atau dua kali pernah ikut karena pas lagi nongkrong, mabuk dan diajak mau," kata Maradona menambahkan.


Sumber: news.detik.com

Kuras Rp 86,1 Juta Dari ATM Kekasih, Wanita Pecinta Sejenis Dicokok Polisi


Pelaku penguras ATM.


Gara-gara kuras uang dari mesin anjungan tunai mandiri milik kekasih sejenis, Riviera Merdekawati (31), warga Perum Wiguna Selatan, Kecamatan Gunung Anyar, harus mendekam di balik jeruji besi Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Pelaku menguras uang Rp 86,1 juta milik kekasihnya berinisial LL (32), warga Pantai Mentari, Kecamatan, Kenjeran.

"Setelah mendapatkan laporan kami menangkap tersangka di sebuah hatel di Surabaya," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Ardian Satrio Utomo, Sabtu (27/1).

Dia menjelaskan, kasus ini bermula ketika pasangan sejenis tinggal satu atap di rumah korban, Pantai Mentari Kenjeran. Segala kebutuhan tersangka juga dipenuhi oleh korban, termasuk uang belanja.

"Korban juga sering mengajak tersangka mengambil uang di ATM. Kemudian oleh tersangka dimanfaatkan untuk mengetahui PIN ATM milik korban," kata Ardian.

Ketika ada kesempatan, ATM milik korban itu dikuasai tersangka dan tanpa sepengetahuan korban menarik sejumlah uang dari ATM tersebut. Terhitung ada delapan kali penarikan, salah satunya di mesin ATM BCA, Jalan Wiratno, Kenjeran.

"Tersangka melakukan penarikan uang dari ATM korban sebanyak delapan kali dengan total transaksi mencapai Rp 86,1 juta," ujarnya.

Korban baru sadar isi ATM-nya habis saat menerima pesan dari bank dan tidak menemukan kartu ATM-nya dalam dompet. Selanjutnya, korban melapor ke polisi.

Sementara tersangka mengaku terpaksa menguras kekasih sesama jenisnya itu karena butuh uang untuk membayar utang. "Dia (korban) hanya kasih uang untuk makan saja. Saya sempat meminta untuk bayar utang, tapi tidak dikasih," tandasnya.


Sumber: merdeka.com

Dituding Kerap Bawa Pria, Rumah Artis Tessa Kaunang Digerebek Mantan Suami & Warga

Tessa Kaunang

umah artis Tessa Kaunang di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1) sekitar pukul 05.00 WIB digerebek warga. Penggerebekan disebabkan mantan istri Sandy Tumiwa itu membawa laki-laki ke dalam rumah.

Pengacara Sandy Tumiwa, Firadaus Wibowo mengatakan laki laki yang diadukan warga berinisial R.

"Tentang perilaku mantan istrinya yang memang pada saat ini beliau sudah tidak serumah dengan klien saya, jadi ada laporan beliau mantan istrinya ada laporan dari warga sering memasukkan laki laki ke dalam rumah, yang berinisial R itu ada laporan juga dari sekuriti rumah," kata Firdaus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

Firdaus menerangkan, penggerebekan itu rencananya dilakukan pada pukul 03.00 pagi dini hari. Kebetulan, Sandy punya teman tinggal di kawasan Duren Tiga yang langsung menghubungi Sandy bahwa warga ingin menggerebek rumah mantan istrinya.

Setelah dapat kabar, Sandy langsung menghubungi pengacaranya untuk dilakukan pendampingan. Akhirnya setelah bertemu Sandy dan warga, Firdaus menyarankan warga untuk melaporkan ke kepolisian terlebih dahulu. Sandy ikut dalam penggerebekan lantaran khawatir dengan anak mereka yang masih diasuh Tessa Kaunang.

"Warga sekitar malam pukul 3 itu ingin melakukan penggerebekan maka beliau (Sandy Tumiwa) ini dapat laporan dari kawannya yang di sekitar dari Duren Tiga merasa was-was tentang keselamatan anaknya, akhirnya klien kami ini langsung menelepon saya kuasa hukum minta didampingi dalam proses penggerebekan tersebut, akhirnya saya sarankan kepada RT RW warga setempat melaporkan dulu ke pihak Polsek untuk didampingi," papar Firdaus.

Akhirnya pihak polsek datang jam 05.00 Wib pagi dan warga beserta pihak Sandy melakukan proses penggerebekan. Alasan Sandy ikut juga karena masih memiliki hak atas rumah tersebut.

"Akhirnya ditemuilah mantan istri beliau ini berinisial TK setelah di interogasi pihak kepolisian dan lain-lain dia mengakui laki-laki berinisial R ini sering berkunjung ke rumah TK. Nah rumah TK ini masih milik berdua karena harta gono gininya belum terpecah, dan rumah TK ini masih milik bersama dan dia mengakui cowok itu sering ke situ," terang Firdaus.

Namun pada malam itu, TK sempat tak mengakui ada pria inisial R yang dimaksud. Namun, penjaga keamanan sekitar mengatakan bahwa jam 01.00 WIB pria tersebut berada di rumah TK yang pada sampai penggerebekan masih berada di dalam.

"Setelah kami panggil sekuriti jam 6 pagi kami konfrontir si TK ini terkesan menutupi. Sementara security ini bilang tadi bukannya ada yang mengasih nasi bungkus ke saya itu pria (R) itu," ucap Firdaus.

Akhirnya, lanjut Firdaus, karena TK tetap mempertahankan alibinya, Sandy menghargai kepentingan TK. Akhirnya dengan didampingi oleh kepolisian, penggerebekan dibubarkan dengan tertib.

Pascapenggrebekan itu, Sandy ditemani kuasa hukumnya menyambangi Polda Metro Jaya siang hari ini (27/1) untuk berkonsultasi soal pasal yang dapat menjerat pria tersebut.

"Nah datenglah beliau untuk berkonsultasi dengan pihak polda tentang pasal pasal yang dikenakan pada si pria tersebut," tandas Firdaus.


Sumber: merdeka.com

Pekat IB mendukung langkah pemerintah memilih Petinggi Polri sebagai PLT Gubernur Jabar dan Sumut

Ketua Infokom DPP Pekat IB

Menjelang Pilkada 2018 yang akan diselenggarakan dibeberapa daerah seluruh Indonesia sudah merupakan tanggung jawab kita seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kemanan dan ketertiban umum bersama TNI – Polri serta Pemerintah agar terciptanya kondisi yang aman dan tentram sehingga tidak memunculkan Konflik pasca pesta demokrasi nanti

Dengan di ajukannya Dua perwira tinggi (pati) Polri, Irjen Pol M Iriawan dan Irjen Pol Martuani Sormin akan menjadi pelaksana tugas (Plt) Gubernur Jawa Barat dan Sumatra Utara. Mereka akan memimpin dua provinsi tersebut selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 Disambut baik sama Ormas DPP Pekat IB kata Ketua Infokom DPP Pekat IB Sosialisman Hidayat Hasibuan biasa di sapa Lisman

Pekat IB mendukung langkah Pemerintah dalam memilih dua jendral aktif Polri menduduki PLT Gubernur Jabar dan Sumatera Utara dalam rangka terciptanya kondisi yang aman sehingga kecil kemungkinan terjadinya konflik nantinya kata Lisman

Dua sosok jenderal polisi ini sudah mempunyai segudang pengalaman dilapangan selama berkarir di Polri dan kita ketahui bahwa Irjen Pol M Irawan yang biasa disapa Iwan Bule pernah menjadi Kapolda Jabar dan sangat paham dengan peta wilayah di Jawa Barat , dan sosok Irjen Pol Martuani Sormin juga sangat memahami Kondisi sosial dan politik di sumut Kata Lisman

Lismam mengatakan bahwa Pemerintah Pusat mengambil langkah tersebut dalam menentukan PLT Gubernur Jabar dan Sumatera Utara pastinya sudah dengan pertimbangkan yang matang dengan segala semua aspek baik dari aturan yang berlaku sesuai UU dan Peraturan Pemerintah dengan hati hati dan Sangat teliti Tutupnya.


Sumber: merdeka.com

Ketum Pekat IB, Tindak Tegas Pelecehan Terhadap TNI


Ketua Umum DPP PEKAT IB H. Markoni Koto


Sebagai upaya mencegah terjadi tindak pelecehan simbol negara terulang kembali, aparat penegak harus memberikan efek jera kepada para pelaku.

Setelah penyanyi dangdut, Zaskia Gothik menghina lambang negara Pancasila, kali ini giliran Felicya Angelista melecehkan prajurit TNI.

“Kami berharap kasus ini diproses lebih cepat supaya memberi pelajaran,” tutur Ketua Umum DPP Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu, Markoni Koto, Kamis (25/1/2018).

Atas dasar itu, DPP Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu melaporkan Felicya ke Mapolda Metro Jaya. Selain itu laporan juga dibuat ke Komisi Penyiaran Indonesia.

Upaya pelaporan itu, dia menjelaskan, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat untuk menghargai institusi, seperti TNI, Polri, Jaksa, Kehakiman.

Tak hanya itu, kata dia, simbol negara, tidak boleh dilecehkan oleh siapapun. Mencegah hal itu terulang kembali, dia telah menginstruksikan kepada para anggota agar memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Kami berharap mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia mari kita hormati. Siapa lagi yang harus menghormati simbol negara, lembaga negara untuk kemajuan bangsa,” tambahnya.


Sumber: OtoritasNews

Lima Juta Umat Diklaim Siap Sambut Kepulangan Habib Rizieq

Habib Rizieq di Turki.

Habib Rizieq Shihab akan segera pulang ke Indonesia. Ketua panitia acara penyambutan kepulangan Rizieq, Eggy Sudjana mengatakan, akan ada sekitar lima juta orang yang menyabut kepulangannya.

"Lima juta massa itu asumsi, mungkin ada hambatan," kata Eggy dalam konferensi pers hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke I Ulama, Tokoh dan Aktivis 212 di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

Eggy menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus memastikan kepulangan Riziq berjalan lancar. Serta, menghentikan kriminalisasi pada ulama.

"Idealnya kita jemput biasa saja kaya orang pulang haji, umroh, makanya kita adakan konpers ini supaya Jokowi melihat, harus itu fakta kita," ujarnya.

"Imbauan ini saya tujukan pada presiden karena polisi bertindak atas presiden. Kalau Presiden Jokowi menghendaki kedamaian hentikan kriminalisasi pada ulama, biarkan Riziq pulang dengan damai," ucapnya.

Eggy juga mengimbau pada aparat kepolisian untuk tidak bergerak menghalang-halangi kepulangan Habib Rizieq. "Pulang dengan aman dan tidak ada penangkapan terhadapnya. Kami tidak bermaksud mendikte pihak kepolisian semua orang harus diperlakukan sama," tandasnya.


Sumber: merdeka.com

Pose Maria Ozawa Saat Goda Netizen Tanah Air Dengan Jersey Timnas Indonesia

Maria Ozawa

Pose Maria Ozawa saat goda netizen tanah air dengan jersey Timnas Indonesia. Mantan bintang film panas, Maria Ozawa atau Miyabi mengunggah pose foto-foto dirinya dengan jersey timnas dan bendera Indonesia dalam sesi pemotretan untuk kampanye Piala Dunia 2018.

Pose Maria Ozawa dengan bendera merah putih Indonesia saat mengikuti sesi pemotretan. Mantan bintang panas asal Jepang, Maria Ozawa, kembali membuat netizen tanah air heboh membanjiri kolom komentar Instagramnya. Hal ini lantaran wanita yang disapa Miyabi itu tampil dengan jersey Timnas Indonesia saat sesi pemotretan untuk kampanye Piala Dunia 2018.

Dalam unggahan ini, Maria Ozawa tampil dengan pose yang menggoda mengenakan jersey Timnas Indonesia sambil memegang bola.

Wanita 32 tahun yang disapa Miyabi itu tampil memakai jersey bertulisan 'Sepak Bola Indonesia'.

Tak hanya itu, Miyabi juga memamerkan pose lainnya dengan bendera Vietnam dan China.

Maria Ozawa saat berpose dengan bendera China.


Sumber: merdeka.com

Pengakuan Calon Perawat Dilecehkan Dokter Di RS National Hospital Surabaya

Korban Pelecehan Dokter.

Setelah kasus pelecehan seksual di Rumah Sakit National Hospital, diduga dilakukan oleh oknum perawat terhadap seorang pasien perempuan, kali ini ada satu kasus di tempat rumah sakit yang sama. Hanya saja, kali ini diduga korbannya seorang calon perawat. Pelakunya, diduga dokter yang praktik di rumah sakit tersebut berinisial RZ.

"Kejadiannya tahun 2017 kemarin, sekitar bulan Agustus," kata ZY, yang mengaku menjadi korban pelecehan dokter RZ kepada wartawan, di Polda Jawa Timur, Sabtu (27/1).

Korban berusia 23 itu menjelaskan, kejadian itu berawal dari saat masuk menjadi seorang calon perawat. Saat itu tengah mengikuti semua tes kesehatan yang menjadi syarat masuk di rumah sakit tersebut. Namun, tanpa ada pendampingan dari pihak rumah sakit untuk menjalani tes di laboratorium yakni tes darah dan urine.

Usai tes pertama ini, ZY mengaku menjalani tes kedua dengan masuk ke ruang radiologi harus difoto Selanjutnya masuk ke ruang medical klinik utama, seperti ruangan lainnya yang banyak perawat. Kemudian, menjalani pemeriksaan tensi, berat dan tinggi badan.

Selesai semuanya itu, warga Karangpilang ini masih saja banyak tes yang dijalani. Yang kemudian dibawa oleh perawat lainnya ke ruang dokter.

"Perawat yang membawa saya itu masuk ke dalam ruangan dokter terlebih dahulu. Saya sendiri berada di luar bersama dua orang laki-laki (calon perawat). Tidak lama, perawat dan dokter itu keluar memanggil, memanggil dua orang laiki-laki itu," kata ZY.

Dia mengatakan, setelah kedua calon perawat itu selesai diperiksa, gilirannya masuk ke dalam ruangan. Tapi, begitu dia masuk ke dalam, semua ruangan ditutup. Tirai ruang pemeriksaan yang ada di dalam juga ikut ditutup. Saat itu dokter RZ meremas payudaranya.

"Dokter yang periksa itu bilang ditensi dulu. Tapi, dalam hati nurani saya, tensi kok tidak bawa alatnya. Setelah itu saya diminta untuk telentang," ujar dia.

Selama melakukan perbuatan cabul itu korban mengaku diajak mengobrol pelaku. Perbuatan tak senonoh pelaku sempat diprotes oleh korban.

"Setelah saya tanya kenapa memegang selama itu? katanya untuk periksa adanya nanah yang ada di puting," tutur ZR.

Dia mengungkapkan, kondisinya sempat ditanyakan saat diperiksa oknum dokter tidak bertanggung jawab itu. Menurut dia, dokter itu seperti menanyakan soal pernah mengalami keputihan.

"Iya saya jawab pernah," ucap dia.

Mendengar dari jawabannya, kata ZY, dokter itu langsung berdalih untuk memeriksa alat kelaminnya. Menurut dia, dokter itu mengatakan pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah ada kotoran atau tidak di alat kelamin korban.

Pemeriksaan terkait alat kelamin itu sempat ditanyakannya. Namun dokter tersebut hanya menjelaskan calon perawat yang masuk dan diterima di Rumah Sakit National Hospital itu memang benar sehat.

"Dokternya (RZ) menjawab, kalau tidak memeriksa, ada apa-apa bagaimana? Yang dimarahi itukan saya (RZ)," kata korban menirukan perkataan oknum dokter RZ.

ZY mengaku saat itu tidak bisa berbuat banyak. Korban mengaku tak bisa melawan takut dikira melakukan kekerasan.

"Iya bagaimana lagi, akhirnya saya terpaksa mau (kelamin dimasuki dengan jari). Lagian juga tidak bisa berbuat banyak, tirai ditutup, pintu juga ditutup, tidak ada orang.

Dari kasus itulah, ZY akhirnya melaporkan ke kantor polisi. Saat ini proses penanganannya sendiri masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Bahkan, penyidik polisi yang menangani juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap dokter yang dilaporkan.

Namun, pemeriksaan saat itu statusnya masih sebatas sebagai saksi. "Minggu depan itu akan kita lakukan gelar perkara. Untuk mengambil langkah-langkah dari penyidik yang menanganinya. Seperti apa dan bagaimana kasusnya? Nanti dari gelar perkara itu akan bisa diketahui," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Secara terpisah Humas Rumah Sakit National Hospital Surabaya Elizabeth saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai kasus tersebut hingga sekarang belum memberikan jawaban.


Sumber: merdeka.com


Baca juga:

Prabowo Diprediksi Pilih Di Belakang Layar Dalam Pilpres 2019

Prabowo Subianto

Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengatakan, kemungkinan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk tidak maju dalam Pilpres 2019 masih cukup besar. Sebab, selama ini persentase suara Prabowo dalam survei selalu di bawah 25 persen.

"Hasil survei Pak Prabowo tidak pernah lewat 25 persen kisarannya diangka 24 persen jadi belum pernah 25 persen potensi Prabowo maju 60 persen," kata Ray di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1).

Menurut Ray, masih ada kemungkinan 40 persen bagi Prabowo untuk tidak maju Pilpres. Serta tambah dia, Prabowo juga legowo menyerahkan posisi calon Presiden pada orang lain jika posisinya tidak memungkinkan untuk menang diperebutan kursi RI 1.

"Saya kira, Prabowo legowo kalau posisinya diambil yang lain kalau posisinya enggak terlalu bagus," tandasnya.

Untuk diketahui, dalam penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbarunya terkait calon Presiden 2019. Dalam survei itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) unggul dengan 38,4 persen sedangkan Prabowo 24,6 persen.

Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan jumlah responden awal sebesar 1.200 responden sejak 20 hingga 31 Desember 2017. Teknik survei melalui wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner dengan tingkat kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,8 persen.


Sumber: merdeka.com

Thursday, 25 January 2018

Tragis! Dari Keluarga Terpandang 2 Siswa SMK Tega Gorok Leher Driver Gocar.


Baru-baru ini kejadian mengejutkan baru saja terjadi. Kejadian ini menggemparkan warganet. Pasalnya seorang driver gocar baru saja ditemukan tewas bersimbah darah dan bagian lehernya terdapat bekas gorokan senjata tajam.

Dan parahnya lagi pelaku yang menghabisi nyawa korbannya merupakan anak kemarin sore yang masih duduk dibangku SMA.

Setelah diselidiki pihak kepolisian ternyata pelaku merupakan siswa SMKN 5 Semarang. Kedua pelaku berinisial IBR, 15 Tahun, Dan DIR, 15 Tahun.

Keduanya tega menghabisi nyawa driver gocar ini untuk mengambil mobil dan barang-barang berharga milik korban. Kejadian nahas ini terjadi pada Sabtu, 20/01/2018.

Korban bernama Deni Setiawan. Kedua pelaku membuang Jenazah korban di Jalan Cendana Selatan IV, Sambiroto, Tembalang, Semarang.

Para pelaku berhasil diringkus pihak kepolisian dikediamannya pada Senin, 22/01/2018. Di rumah IBR ditemukan Belati sepanjang 30 cm yang digunakan untuk menggorok leher korban.

Menurur keterangan kepala sekolah keduanya, IBR dan DIR dikenal sebagai anak yang tidak nakal, dan berasal dari keluarga yang mampu dan terpandang. Jadi tidak mungkin keduanya melakukan hal ini karena masalah ekonomi.

Berikut Videonya:

Sumber: vidioviral.com

Apa Saja Capaian Infrastruktur Jokowi? Ini Kata Menteri PUPR


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan ada sejumlah capaian yang telah dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sektor infrastruktur. Infrastruktur tersebut mulai dari jalan, bendungan, hingga jembatan.

Basuki mengatakan, dalam 150 target pembangunan strategis nasional di bidang infrastruktur, sudah banyak yang diselesaikan. Hal itu dikerjakan selama tiga tahun Jokowi memimpin.

"Untuk bendungan dari 65, tahun 2017 ada 36 bendungan on going, lalu 6 yang baru, 30 lanjutan, dan dua sudah selesai di 2017. Tahun 2018 akan menjadi 48 bendungan yang on going, tapi 9 yang akan selesai, dan 2019, 10 yang akan selesai," kata Basuki diskusi Membangun Infrastruktur yang Berkedilan, di Kuningan, Jakarta, Kamis malam (25/1/2018).

Kemudian untuk jalan, Basuki mengatakan di 2015 dibangun 1.286 km jalan. Kemudian, pada 2016 sepanjang 569 km, dan di 2017 sepanjang 329 km. Pembangunan jalan nasional itu dilanjutkan hingga 2019 mendatang.

"Sehingga targetnya pada tahun 2019 itu 2.650 km jalan nasional akan kita bangun di seluruh Indonesia," jelasnya.

Selain itu, Basuki melanjutkan, ada juga jembatan Hotelkamp di Jayapura, Papua, yang dibangun di Surabaya dan dibawa ke lokasi dengan kapal tongkang. Selain itu ada juga sejumlah jembatan lainnya yang dibangun.

"Ini mungkin jembatan yang paling bagus di Indonesia. Ada juga jembatan 'Indiana Jones' kami bangun 2018 167 jembatan gantung itu," kata Basuki.

"Lalu jalan tol, kita tahun 2015 hanya 780 km, sekarang ini pada tahun 2019 kita punya tambahan 1.852 km. Selama lima tahun kita akan 1.852 km jalan tol," sambungnya.

Lebih lanjut Basuki mengatakan, semua infrastruktur tersebut merupakan visi dan misi dari Jokowi dalam membangun Indonesia Sentris. Dirinya di sana bertugas untuk merealisasikan hal tersebut.

"Saya hanya bertanggungjawab sebagai pembantunya, untuk bisa mengkonkretkan visi misi presiden di sektor infrastruktur," pungkasnya.


Sumber: detik.com

Aneh dan Meyeramkan, 5 Mumi Ini Benar-benar Utuh Setelah Ratusan Tahun 340 Sidik Jarinya Masih Bisa Dilihat


Istilah mumi sudah tidak asig lagi bagi khalayak umum. Banyak yang mengingat mumi adalah mayat yag diawetka dan dibungkus denga perban yang banyak. Namun tak banyak yang tahu ada sesuatu yang sedang dibuat orang masih belum percaya. Banyak mumi yang ternyata punya kisah lucu dan misterius.

Dilansir brilio.net dari Listamaze, berikut ini adalah 10 kisah mumi yang bakalan membuatmu merinding. Ada kisah-kisah misterius dibalik penemuan mumi tersebut yang tak terpecahkan.

1. Ramses The Great (Ramassess II).

Mumi ini merupakan Pharaoh yang ketiga dalam dinasti ke-18 Mesir. Ramasses II kup dikubur di Lembah Raja. Namun karena makamnya di jarah, mumi itu lebih dari tiga kali. Mumi ini sekarang berada di museum Kairo di Mesir dan dapat dilihat secara langsung. Mumi ini menyimpan kisah misteri yang luar biasa.

2. Mumi Tollund.

Tanpa campur tangan manusia, mumi ini terbentuk secara alami. Mumi tersebut ditemukan di desa kecil bernama Tollund yang berada di negara Denmark. Setelah ditelilti, catatan karbon menunjukkan pria ini pada abad ke-4 Masehi. Tubuhnya tersimpan dengan baik, bahka roda dikira mayat korban pembunuhan.

3. Mumi Cherchen.

Mumi ini diperingati 1000 tahun sebelum Masehi. Mumi itu dikenal sebagai mumi Tarim, ditemukan di Xinjiang, China. Kondisi daerah yang panas, tanah penuh dengan garam membantu proses mumifikasi secara alami. Saat ditemukan, mumi itu masih lengkap dengan pakaiannya bahkan pada sama sama sekali ada tanda-tanda parah.

4. Mumi Grauballe.

Mumi ini ditemukan di Denmark di desa bernama Grauballe. Penelitian menunjukkan mayat pria ini meninggal di abad ke-3. Kondisinya masih bagus sampai peneliti bisa mengambil sampel sidik jarinya. Mumi ini sekarang bisa dilihat di museum dekat kota Aarhus.

5. Saint Bernadette.

Saint Bernadette atau Bernadette Soubirous adalah mumi wanita yang merupakan seorang pemuka agama dari Prancis. Wanita ini meninggal di tahun 1844. Setelah meninggal, tubuh Bernadette ternyata tidak mengalami pembusukan. Ternyata proses mumifikasi secara alami.


Sumber: serumpi.com

Petualangan ‘Ratu Hipnotis’ Tamat Saat Aksinya Incar Siswi SD Terekam CCTV


Aksi pencurian sejumlah barang yang dilakukan oleh seorang berinisial RI alias Mamah Ica terbongkar setelah terekam kamera CCTV di salah satu supermarket yang terdapat di Sukabumi. Ia dikenal sebagai ‘ratu hipnotis’ yang selama ini juga menjadi incaran polisi. Ia terekam kamera tengan mengicar tiga orang siswi SD yang tengah bermain di supermarket.

Kakak salah satu korban bernama Dilla menyebutkan jika pelaku mengambil tas dan juga telepon genggam adiknya di salah satu arena permainan supermarket yang berlokasi di Jl. Martadinata, Sukabumi, Jawa Barat pada 22 Oktober 2017 yang lalu.

“Dia mendatangi adik saya dan teman-temannya, gayanya sok akrab begitu. Saat itu pelaku memakai kerudung merah dan mengaku jika anaknya mengalami kecelakaan. Dia (pelaku) minta diantar buat beli kue,” kata Dilla saat berada di Mapolres Sukabumi Kota pada Kamis (25/1/2018), seperti yang diwartakan oleh Detik.com

Aksi dari pelaku terekam jelas di kamera CCTV. Begitu pula saat sang korban keluar dari supermarket. Di dalam rekaman terlihat sang pelaku menutup mulutnya.

“Dia membawa adik saya dan teman-temannya jalan kaki, diajak mutar-mutar kota. Sepanjang jalan dibentak-bentak sambil diminta berhitung. Dia terus nanya kue beli sekian puluh kalau satunya dua ribu rupiah berarti harganya berapa, pertanyaannya diulang-ulang sampai adik saya dan teman-temannya kelelahan,” jelas Dilla.

Melihat kondisi korbannya sudah kelelahan, sang Ratu Hipnotis itu kemudian mengajak anak-anak itu istirahat di salah satu tempat makan. Selanjutnya, ia meminta seluruh ponsel dan barang berharga dikumpulkan di dalam salah satutas korban. Mamah Ica kemudian menginstruksikan korban untuk membeli kue dan stempel tangan di toko tersebut.

“Pegawai toko kue yang heran dengan permintaan itu, kemudian menyadarkan adik saya dan teman-temannya. Saat si pelaku ini disusulin, ternyata dia sudah menghilang,” ucap Dilla menambahkan.” tuturnya

Akhirnya, Mamah Ica berhasil ditangkap setelah identitasnya terungkap di media sosial. Ada beberapa warganet yang mengenali wajah pelaku dan mengetahui tempat tinggal Mama Ica. Keluarga korban selanjutnya bekerjasama dengan polisi dan menangkap si Ratu Hipnotis di rumahnya pada tanggal 22 Januari yang lalu.

Barang bukti berupa tas milik salah satu korban ditemukan di kediaman Mama Ica. Namun barang berharganya sudah tidak ada, korban juga mengenali sang pelaku.


Sumber: suratkabar.id